Jumat, 26 Agustus 2016



             Kartografi adalah seni, teknik, ilmu pengetahuan, dan teknologi tentang pembuatan peta yang mencakup studinya sebagai dokumen ilmiah atau yang berkaitan dengan permukaan bumi. Dari pernyataan tersebut dapat dimengerti bahwa tugas seorang kartografer adalah membuat peta, merancang peta, yang meliputi desain simbol, tata letak peta, isi peta dan generalisasi. Berikut merupakan definisi kartografi dari para ahli :
1.      Menurut Rystedt
                   Kartografi adalah disiplin ilmu yang menyatakan peta dan pemetaan. Menyatukan representasi dari dua fenomena geografi yaitu geografi dan virtual.
2.      Menurut Taylor
                   Kartografi merupakan organisasi, komunikasi, presentasi, dan pengumpulan geo informasi dalam bentuk grafis, digital atau dalam bentuk format nyata. Dengan arti lain ,kartografi merupakan pembuatan data spasial yang dapat di akses untuk menekankan visualnya dan berinteraksi dengan masalah-masalah geospasial.
3.      Menurut Prihandinto 1989
                   Kartografi merupakan ilmu dan teknik pembuatan peta. Dalam perkembangan zaman , pengertian mengenai kartografi mengalami perubahan. Perubahan itu di pengaruhi oleh :
-          Kenyataan bahwa kartografi bidang ilmu pengetahuan serta komunikasi dalam perkembangan adanya teknologi yang lebih mutakhir yaitu komputerisasi.
Perubahan ini merupakan pandangan baru dalam pengunaan peta itu sendiri.



Periode perkembangan kartografi di dunia
             Pada dasarnya perkembangan kartografi terbagi menjadi 4 fase yaitu: periode kuno, periode pertengahan, periode renaisance, periode modern , berikut definisinya.
1.      Periode kuno
Sejarah pembuatan peta pertama di dunia diperdebatkan oleh para ahli karena tidak adanya bukti yang aktual dari awal pembuatan peta tersebut. Pembuatan peta pada periode ini dibuat secara manual dengan tangan. Peta periode kuno ini di buat oleh orang yunani dan china dan mutu ilmiahnya cukup tinggi.
2.      Periode pertengahan
Peta di periode pertengahan di pengaruhi oleh aliran supernaturalisme kristen. Pada waktu ini mereka melukiskan bentuk muka bumi tidak menurut keberadaan yang sebenarnya namun sesuai dengan jalan pikir aliran kristen tersebut. Dalam peta tersebut disertai dengan perasaan artistik dan simbolik. Mereka beranggapan karena bumi ciptaan tuhan, dan tuhan adalah maha sempurna menurut pandangan mereka masa itu. Karena periode itu dipengaruhi oleh agama, maka pemetaan mengalami mutu hasil, dan kondisi ini terjadi hingga tahun 800-an pada akhir periode ini telah dimulai ada metode percetakan peta. Mesipun masih sangat sederhana.
3.      Periode Renaisance
Pada periode renaisance disinilah terjadi perubahan mendasar mengenai pemetaan yaitu sekitan tahun 1500-an. Perubahan itu di pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, (a) adanya kesadaran pembuatan peta akan makna dari pemetaan terhadap bangsa timur ; (b) orang pembuatan peta mulai kembali pada prinsip-prinsip kartografi dan geografi ; (c) peta-peta dapat dicetak dengan cepat dlam jumlah yang besar dan murah, dan ; (d) mereka menyadari bahwa makna peta ekspansi wilayah yang pesat sangat memelukan pemetaan.
4.      Periode Modern
Pada periode modern ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan secara pesat yaitu; (a) mulai tambah perkembangan logika manusia sehingga sesuatu berdasarkan logika; (b) mulai di temukanya alat kartografi yang baru, sehingga memudahkan dalam hasil pemetaan yang akurat. (c) terjadi peperangan dimana-mana jadi sangat diperlukan dalam pembuatan peta wilayah-wilayah yang akan di targetkan; (d) mulai meluasnya perkembangan hubungan internasional sangat memerlukan pemetaan untuk mempermudah komunikasi; (e) pada periode ini mulai ditemukanya teknik foto udara sehingga sangat mendukung pemetaan pada periode ini.


Sejarah kartografi di indonesia
              Awal mulainya pembuatan peta di nusantara sangat sulit diprediksi karena tidak adanya bukti yang jelas sejak kapan peta sudah digunakan, mungkin dalam masa kerajaan di nusantara ilmu pemetaan sudah berkembangan karena dalam suatu kekuasan kerajaan merupakan wilayah-wilayah yang dibatasi oleh kerajaan lain atau bahkan jauh sebelum itu terjadi nenek moyang kita sudah membuat peta dan mengembangkan ilmu pemetaan berupa sebuah goresan di tanah yang digunakan untuk nomaden dan bahkan untuk mengarungi lautan luas.
Pada penjajahan bangsa eropa ke indonesia di sana adanya bukti perkembangan kartografi di indonesia . itu di buktikan oleh pemetaan bangsa belanda dalam memvisualisaikan kepulauan indonesia. Itu merupakan tolak ukur bagi perkembangan kartografi di indonesia untuk kembangan di masa itu dan sampai sekarang kartografi berkembang pesat di indonesia, oleh adanya teknologi berupa satelit yang memproyeksikan nusantara.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar